Diamond SX-600
Diamond SX-600 hadir sebagai alat ukur SWR dan daya pancar (power meter) yang dipasang di antara transmitter (pemancar) dan antena di sistem radio. Perangkat ini membantu anda memantau daya transmisi dan nilai SWR dengan cara yang praktis dan mudah digunakan.
Fitur-Fitur Diamond SX-600
Meter
Meter di Diamond SX-600 berfungsi untuk menampilkan beberapa pengaturan di sistem frekuensi radio, yaitu: daya frekuensi maju, daya frekuensi pantul, dan nilai SWR (Standing Wave Ratio). Skala paling atas digunakan untuk membaca SWR di mode tinggi maupun rendah.
Skala SWR rendah digunakan untuk pengukuran daya di bawah 5 watt. Sedangkan skala SWR tinggi digunakan untuk daya di atas 5 watt. Selain itu, skala kedua dan ketiga di meter digunakan untuk pengukuran daya frekuensi dengan rentang pembacaan penuh 5 watt, 20 watt, dan 200 watt.
Sakelar Pemilih Skala
Sakelar pemilih skala berfungsi untuk memilih rentang pengukuran daya frekuensi sesuai dengan kebutuhan. Anda dapat memilih skala di 5 watt, 20 watt atau 200 watt.
Sakelar Pemilih Mode
Sakelar ini digunakan untuk memilih fungsi pengukuran yang ingin dilakukan. Melalui sakelar ini, anda dapat berganti mode pengukuran frekuensi dan mode pengukuran SWR dengan mudah.
Knob Kalibrasi
Knob ini berfungsi untuk mengatur kalibrasi meter hingga mencapai skala penuh berdasarkan daya frekuensi yang dipancarkan saat melakukan pengukuran SWR. Saat proses transmisi berlangsung, hasil pengukuran akan meningkat seiring dengan pemutaran knop searah jarum jam.
Sakelar Penentu Arah Transmisi
Berikutnya, sakelar ini digunakan untuk memilih arah pengukuran daya frekuensi. Melalui sakelar ini, anda dapat menentukan meter akan mengukur daya maju yang menuju antena atau daya RF pantul yang kembali dari antena menuju pemancar.
Sakelar Pemantau Rata-Rata
Tersedia juga sakelar pemantau rata-rata yang berfungsi untuk menentukan jenis hasil pengukuran daya frekuensi yang ditampilkan di meter. Di pengukuran frekuensi biasa, sakelar diatur di posisi Average untuk menampilkan daya rata-rata frekuensi. Sementara itu, di pengukuran frekuensi dengan mode SSB (Single Side Band), sakelar dapat diatur pada di posisi PEP (Peak Envelope Power) untuk menampilkan daya puncak frekuensi lebih akurat.

Pengatur Posisi Jarum
Pengatur posisi jarum digunakan untuk mengatur posisi jarum meter agar kembali ke posisi nol saat SWR meter tidak digunakan. Jika indikator meter tidak berada di titik nol, anda dapat menyesuaikan jarum dengan menggunakan obeng hingga posisi jarum kembali ke skala nol.
Lampu Indikator
Lampu indikator berfungsi sebagai penanda visual untuk memastikan sensor yang sedang dipilih atau aktif. Dengan adanya lampu indikator ini, anda dapat mengetahui pengaturan sensor yang sedang digunakan pada saat pemakaian dengan mudah.
Konektor Radio (S1)
Port radio (S1) adalah jalur input daya frekuensi dari radio. Koneksi dilakukan menggunakan kabel koaksial 50 ohm yang dilengkapi dengan konektor tipe UHF.
Konektor Antena (S1)
Port antena (S1) adalah jalur keluaran daya frekuensi menuju antena atau dummy load. Koneksi dilakukan menggunakan kabel koaksial dengan konektor UHF yang berfungsi menjaga kestabilan transmisi sinyal frekuensi dari meter menuju sistem antena.
Konektor Radio (S2)
Port radio (S2) memiliki fungsi yang sama dengan port radio sebelumnya, yaitu sebagai jalur input daya frekuensi dari radio. Pengaturan koneksi tetap menggunakan kabel koaksial dengan konektor UHF untuk memastikan kualitas transmisi sinyal.
Konektor Antena (S2)
Port antena (S2) berfungsi sebagai jalur output frekuensi menuju antena atau dummy load dengan spesifikasi koneksi yang sama, yaitu: menggunakan kabel koaksial dan konektor UHF.
Tegangan 13,8 VDC
Selain itu, tersedia juga port 13,8 VDC digunakan sebagai arus masukan untuk lampu latar meter dan tampilan lampu indikator LED. Tegangan DC yang dapat diterima antara 11 – 15 VDC.
Pada proses pemasangan, kabel merah dihubungkan ke polaritas positif. Sedangkan kabel hitam dihubungkan ke polaritas negatif. Perlu diketahui bahwa arus masukan ini tidak wajib digunakan untuk proses pengukuran, melainkan hanya untuk mendukung tampilan visual perangkat.
Sakelar Pemilih Jalur Sensor
Terakhir, power meter ini dilengkapi sakelar pemilih sensor yang berfungsi untuk memilih sensor pengukuran yang sesuai dengan frekuensi yang diinginkan. Dengan memilih sensor yang tepat, pengukuran daya frekuensi dan SWR dapat dilakukan lebih akurat.
Spesifikasi Diamond SX-600
| Meter Frequency Range | 1.8-160 MHz |
| Meter Frequency Range 2 | 140-525 MHz |
| Minimum Power Range | 5 W |
| Middle Power Range | 20 W |
| Maximum Power Range | 200 W |
| Meter Style | Sweep Needle |
| Meter Illumination | Yes |
| Peak Power Readout | Yes |
| Peak Hold | No |
| Built-In Frequency Counter | No |
| Meter RF Connector Type | UHF-Female, SO-239 |
| DC Power Required | No |
| External Power Input Voltage | 12 VDC |
| SWR/Wattmeter Width | 6.00 in |
| SWR/Wattmeter Height | 2.00 in |
| SWR/Wattmeter Depth | 4.00 in |
| SWR/Wattmeter Weight | 2.00 lbs |



Rina Fitriani (verified owner) –
Sungguuh puas kk
Hasanuddin Bahar –
barang sangat baik membantu sekali di dalam pekerjaan saya makasih
Sahabuddin –
sampai ittujuan dengan baik, terima kasih
Budiman –
Barang yg di kirim original dan berfungsi dgn baik dan hasilnya sngt akurat.
Makasih seller…
Sujarwo Rahman –
Saat pertama kali saya memegangnya, saya merasakan kualitas yang baik dan itu memberi saya kepercayaan diri bahwa alat ini akan bertahan lama.
Manahan Sembiring –
barang oke dan hasil akurat
Samuel –
Good Respon dan barang sudah diterima dengan baik, Terima kasih Rakomindo
Automated User –
Auto-generated review