Repeater HT: Komponen, Fungsi dan Cara Kerja

Repeater HT

Kali ini kita akan membahas cara kerja repeater HT,atau Radio Pancar Ulang atau sering juga disebut RPU,

Instrumen ini berfungsi untuk memperluas jangkauan sinyal, sehingga memungkinkan komunikasi jarak jauh yang lebih efektif dan efisien.

Namun, bagaimana sebenarnya repeater HT bekerja?

Apa saja komponen-komponennya?

Di mana harus meletakkan antena repeater?

Dan apa saja aturan tentang penggunaannya?

Kali ini, kita akan membahas semua hal tersebut dan beberapa poin tambahan yang sangat penting untuk Anda ketahui.

Apa itu Repeater HT?

Repeater HT adalah perangkat yang berfungsi untuk memperluas jangkauan sinyal komunikasi radio radio rig dan Handy Talky (HT).

Perangkat ini melakukannya  dengan cara menerima sinyal radio, memperkuatnya, dan kemudian memancarkannya kembali dengan power yang lebih besar.

 

Contoh Repeater HT

Berikut ini adalah contoh-contoh repeater HT yang banyak digunakan dipasaran saat ini:

Komponen Utama Repeater HT

Repeater HT memiliki beberapa komponen utama yang bekerja bersama-sama  melakukan fungsinya dengan baik.

Komponen-komponen ini termasuk:

Penerima (Receiver)

Penerima adalah komponen yang bertanggung jawab untuk menangkap sinyal radio yang ditransmisikan oleh HT.

Sinyal ini umumnya lemah karena telah menempuh jarak jauh dan mungkin telah melewati berbagai hambatan fisik.

Oleh karena itu, peran penerima sangat penting dalam menangkap sinyal.

Pada dasarnya, penerima adalah rangkaian elektronik yang dirancang untuk memilih dan mengamplifikasi sinyal frekuensi yang sudah ditentukan

Komponen ini biasanya dilengkapi dengan filter untuk memblokir sinyal yang tidak diinginkan dan memperkuat sinyal yang diinginkan.

Pemancar (Transmitter)

CARA KERJA REPEATER HT

Setelah sinyal diterima dan diperkuat, tugas pemancar adalah memancarkan kembali sinyal tersebut ke segala arah

Pemancar pada repeater HT mengubah sinyal elektrik yang diperkuat menjadi gelombang radio yang kemudian dipancarkan melalui antena.

Alat ini dirancang untuk memancarkan sinyal frekuensi radio yang kuat dan stabil.

Komponen ini harus mampu bekerja dalam berbagai kondisi, termasuk suhu ekstrim dan gangguan sinyal,

Controller

Controller adalah otak dari repeater.

Komponen repeater HT ini bertugas mengatur repeater, termasuk menentukan kapan harus menerima dan memancarkan sinyal,

Selain itu, Controller juga bertanggung jawab untuk memastikan bahwa repeater bekerja sesuai dengan aturan dan regulasi yang berlaku.

Seperti memastikan penggunaan frekuensi yang tepat dan memantau kondisi repeater untuk deteksi masalah atau gangguan.

Duplexer

Duplexer adalah komponen penting yang memungkinkan repeater ht untuk menerima dan memancarkan sinyal secara simultan.

Perangkat ini terdiri dari serangkaian filter yang dirancang untuk memisahkan dan mengarahkan sinyal yang diterima dan dipancarkan melalui 1 Antena

Duplexer membantu mencegah sinyal yang dipancarkan mengganggu sinyal yang diterima, yang bisa menyebabkan masalah seperti interferensi.

Kabel Antena

Kabel antena berperan penting dalam sistem repeater.

Kabel ini menghubungkan antena dengan pemancar dan penerima dalam repeater.

Kualitas dan karakteristik kabel antena bisa sangat mempengaruhi performa keseluruhan dari repeater.

Pertama:
Kabel yang berkualitas tinggi biasanya memiliki insulasi yang baik, yang melindungi sinyal yang melewatinya dari gangguan luar.

Hal ini penting untuk menjaga integritas sinyal dan menghindari kerugian sinyal atau ‘losses’.

Kedua:
Diameter kabel antena juga penting.

Kabel dengan diameter yang lebih besar biasanya memiliki kapasitas yang lebih baik untuk membawa sinyal.

Namun, perlu diingat bahwa kabel dengan diameter yang lebih besar juga biasanya lebih mahal dan lebih sulit untuk dipasang.

Selain itu, panjang kabel antena juga berpengaruh terhadap kerugian sinyal.

Semakin panjang kabel, semakin besar potensi kerugian sinyal. Oleh karena itu, penting untuk memilih panjang kabel yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Antena

Antena adalah bagian yang sangat vital dari setiap repeater ht. Ini adalah komponen yang memancarkan dan menerima sinyal radio.

Perangkat Antena repeater biasanya dirancang untuk dapat mengirim dan menerima sinyal dalam berbagai arah dan  jarak jauh.

Unit Antena Repeater HT harus memilik gain yang besar. Semakin besar gain antena semakin bagus jangkauan repeater ht tersebut.

Power Supply

Repeater memerlukan sumber daya untuk beroperasi, dan inilah fungsi dari power supply.

Power supply biasanya merupakan unit independen yang dirancang untuk memberikan tegangan yang stabil dan aman bagi semua komponen repeater.

Power supply harus mampu menyediakan daya yang cukup untuk memastikan operasi yang efisien dan andal dari repeater.

Penempatan Antena Repeater HT

Posisi antena sangat mempengaruhi sejauh mana sinyal dapat menjangkau.

Oleh karena itu, antena repeater ht biasanya ditempatkan di tempat yang tinggi, seperti tower, gedung, atau gunung.

Hal ini bertujuan untuk memastikan sinyal dapat mencapai jangkauan maksimal dan menghindari hambatan fisik yang dapat mengurangi kekuatan sinyal.

Regulasi dan Hukum Penggunaan Repeater HT

Di Indonesia, penggunaan repeater dan frekuensi radio secara umum diatur oleh UU No. 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi.

Undang-undang ini mengatur penggunaan spektrum frekuensi radio dan satelit untuk memastikan efisiensi dan efektivitas pemanfaatan spektrum frekuensi radio dan satelit untuk kepentingan nasional.

Selain itu, ada juga Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika / Permenkominfo tentang Penggunaan Spectrum Frekuensi Radio.

Peraturan ini lebih rinci dalam mengatur penggunaan spektrum frekuensi radio dan memastikan penggunaannya tidak mengganggu atau menginterferensi penggunaan lainnya.

Pemahaman tentang regulasi dan hukum ini sangat penting untuk setiap orang atau organisasi yang menggunakan repeater atau alat komunikasi dua arah lainnya.

Penggunaan yang tidak sesuai dengan peraturan bisa berakibat pada sanksi hukum dan kerugian lainnya.

author avatar
admin
Admin yang selalu menjaga dan update website radiokomunikasi.com. SEO Spesialist di Rakomindo, tukang ngomel ngomel

2 thoughts on “Repeater HT: Komponen, Fungsi dan Cara Kerja

  1. betmen says:

    min jenis antena apakah yang paling cocok dan harga tidak terlalu mahal untuk dijadikan sebagai antena RX
    pada sebuah repeater?
    dan pertanyaan kedua apakah menjadi masalah dalam kualias receive ketika pemasangan antena repeater menjadi satu tempat dengan antena penerima WIFI?

    • admin says:

      Hi Bang Betmen.
      Antena yang bagus untuk RX maupun TX yang harus diperhatikan adalah hal-hal sebagai berikut:

      1. Gain Antena
      2. Frekuensi Kerja Antena

      Dari penjelasan bang Betmen belum clear nih repeaternya bekerja di frekuensi berapa, dan jika ditempatkan 1 tower dengan antena WIFI seharusnya tidak saling mengganggu, kebanyakan WIFI ada di 2,1 GHz dan 5,7 GHz. Sedangkan repeater kebanyakan bekerja di VHF 136-174 MHz dan UHF 350-527 MHz tergantung repeater yang digunakan.
      Tetapi harus di ingat, yang paling utama adalah posisi penempatan antena/repeater. Semakin tinggi posisi antena repeater maka akan semakin luas jangkauannya

Leave a Reply