Google+

Daftar Belanja  

Kosong!

Rp‎.0 Ongkos Kirim
Rp‎.0 Total

Selesai

Kategori

RSS feed

Tdk ada feed RSS ditambahkan

  1. Gunakan Power Low Saat Transmit.

Pada dasarnya radio HT dibuat untuk mudah di pergunakan dimana saja oleh karena itu bentuknya dibuat sekecil mungkin sehingga sipengguna tidak kesulitan untuk membawa radio tersebut, dan begitu juga Daya pancarnya tidak besar karena semakin besar daya pancar yang dikeluarkan sudah pasti membutuhkan power atau catu daya yang besar pula, dan biasanya radio HT digunakan berkomunikasi melalui fasilitas pancar ulang atau repeater, agar tidak terlalu memaksakan.

  1. Waktu Pengecasan Bateray jangan terlalu lama.

Saat melakukan pengecasan atau Recharging, jangan terlalu lama, jangan biarkan pengecasan bateray hingga bermalam, bukan berarti dengan melakukan pengecasan dengan waktu yang lama lantas ketahanan dan daya pancar yang dikeluarkan bisa bertambah.

  1. Jangan terlalu sering melakukan Pengecasan Batray

Terkadang kebiasaan yang tidak disengaja atau memang disengaja, terkadang pas begitu melihat level indikator batray sudah mulai menurun trus lantasan buru-buru untuk melakukan cargging, ada beberapa tipe baterai Lithium Ion dan Polymer waktu pengecasan baterai sebaiknya tidak menunggu baterai benar-benar habis. Jadi begitu ada peringatan baterai lemah, silahkan langsung di charge.

  1. Jangan Memaksa Cas Batree dengan Voltase, Ampere yang besar.

Jangan memaksakan cas batree dengan tegangan tinggi atau ampere yang lebih besar dari amper batre dengan maksud agar proses cas lebih cepat, karena dengan cara ini bisa membuat batre akan cepat panas, sebaiknya gunakan dooking cas standar bawaannya dengan tagangan dan amper standar.. cas radio ht china Dengan menggunakan Carger bawaannya usia pemakain batree juga akan bisa lebih lama pada charger bawaan tersebut sudah dilengkapi rangkaian tambahan sehingga tegangan yang dari adaptor tidak langsung kebatree dan dilengkapi juga dengan indikator yang menandakan kalau batree sudah terisi penuh, kuat arus dan tegangan yang dicarger ke batree stabil. Jangan menghubungkan batree ht secara langsung dengan power dengan kuat arus yang besar sekalipun tegangannya diturunkan.

 

  1. Lepaskan Batree bila tidak digunakan

 

Ada beberapa radio HT yang power ON nya tidak dari batrey secara langsung, melainkan melewati beberapa rangkaian lain, jadi sekalipun posisi radio dalam keadaan mati power batree bisa saja bisa berkurang. tips cara menghemat batree

 

  1. Jaga Suhu Jaga suhu batree normal

 

jangan menempatkan atau memposisikan radio dan batree ditempat yang suhunya terlalu panas, karena akan merusak batree dan radio tersebut, dengan suhu yang panas akan memperburk daya tahan batree.

 

  1. Matikan radio bila tidak begitu perlu.

 

Mematikan radio dalam posisi OFF akan lebih menghemat pemakain power batree dari pada membiarkan dalam posisi standby atau monitor, karena saat monitor atau standbye rangkaian membutuhkan catu daya saat monitor baik untuk rangkaian receivernya dan rangkaian penguat suara.

 

  1. Jauhkan dari bahaya Percikan Air

 

Penyebab boros batree terkadang bisa juga disebabkan adanya cairan yang menyebabkan korsleting atau hubung singkat dibatree, hal ini sering terjadi dikarenakan tidak disengaja, pada saat duduk bersama sembari menikmati minuman bersama rekan-rekan ada percikan air/ terkena air, atau pada saat diperjalanan terkena hujan, usahakan untuk membungkus radio dengan kantong plastik untuk menghindari air hujan mengenai rangkaian radio tersebut, memang untuk jenis radio saat ini casing atau body dari radio tersebut sudah dilengkapi dengan karet untuk menghindari masuknya air tapi ada baiknya lebih berhati-hati. Semoga bermanfaat buat rekan-rekan sesama pengguna HT, terkadang suatu hal yang menjengkelkan disaat-saat komunikasi lagi seru, atau ada informasi yang penting untuk disampaikan tiba-tiba batreenya ngedrop.

Sumber Artikel : duniakomunikasi.com

 

Baterai NiCD
Baterai NiCD (Nickel Cadmium) terbuat dari campuran nikel dan cadmium,diproduksi pertama pada tahun 1946,kelebihan baterai ini ialah memiliki tegangan yang stabil, kelemahannya ialah baterai jenis ini memiliki memori effect,yaitu efek kristalisasi pada baterai jika tidak digunakan dalam waktu lama.
Sesuai dengan ukuran dan kapasitasnya, proses pengisian ulangnya pun cukup merepotkan. Misalnya, pengisian ulang harus dilakukan pada saat dayanya benar – benar habis. Karena baterai NiCD memiliki memory effect, semangkin lama kapasitasnya akan menurun jika pengisian belum kosong benar
Cara Merawat: Untuk baterai baru harus dicharge slama 12jam,untuk selanjutnya baterai harus dicharge saat baterai benar- benar habis.

Baterai NiMH
Baterai NiMH (Nickel-Metal Hydrade) dikembangkan tahun 1980,merupakan pengembangan dari baterai NiCD. Baterai ini tidak menggunakan campuran senyawa kimia jadi tidak berbahaya bagi lingkungan,tapi jangan pernah membuang baterai ini sembarangan ya. Kapasitas baterai NiMH 3x lebih besar dari NiCD,tapi NiMH memiliki penurunan energi lebih besar,yaitu 30% per bulan.
Baterai isi ulang ini masih memiliki memory effect namun hanya bersifat sementara. Jadi lebih fleksibel ketimbang jenis NiCD.
Gambaran singkat memory effect itu sendiri sebagai berikut: jika setiap saat Anda mengisi baterai hanya sebesar 60%, maka suatu saat baterai akan lupa bahwa masih ada ruang sebesar 40% yang belum terisi. Baterai akan menganggap 60% adalah 100% alias baterai terisi penuh. Rugi bukan? Namun efek memori tersebut hanya terjadi pada tipe baterai lama seperti NiCad dan NiMH.
Untuk pengisian ulang NIMH tak perlu menunggu benar – benar habis, namun dengan konsekuensi akan terasa cepat abis. Namun hal ini akan berlangsung sementara, saat habis isi kembali dan kemampuanya akan normal lagi
Cara Merawat: Untuk baterai lama,usahakan mengisi baterai dalam keadaan kosong. Untuk baterai baru,usahakan charge baterai selama 12jam,selanjutnya lakukan pengisian baterai sampai penuh,kemudian tunggu sekitar 20menit,kemudian cabut charge. Jangan sampai baterai panas berlebih karena akan membuat baterai cepat rusak .

Baterai Li-ion
Baterai Lithium Ion ditemukan tahun 1960,baterai ini paling banyak digunakan pada handphone saat ini,baterai ini memiliki bentuk yang ringan,kapasitas penyimpan energi yang baik,rasio penurunan energi yang kecil sekitar 5% per bulan,dan tidak memiliki memory effect.
Ketimbang kedua generasi sebelumnya, tipe ini tak lagi memiliki memory effect. Jadi anda bisa mengisi ulangnya tanpa menunggu baterai abis. Baterai li-lon memiliki “life cycle”( siklus hidup ) yang lebih pendek. Bahkan apabila di-charge berlebihan baterai lithium ion akan menurunkan kemampuanya, ketimbang NiCD atau NiMH.
Cara Merawat: Untuk baterai baru,charge sampai penuh,setelah itu lepas charge,seterusnya langsung cabut charger saat baterai full,jika terlalu lama maka akan merusak kemampuan penyimpan energinya

Baterai Li-Po
Baterai Lithium Polymer dikembangkan tahun 1996,menggunakan bahan polymer maka baterai ini mudah rusak ketika ditekan dan terjatuh,baterai ini memiliki kapasitas penyimpanan energi 20% lebih besar dari li-ion.
Ini generasi paling baru baterai isi ulang. Selain ramah lingkungan , keunggulanya di atas baterai Li-lon. Untuk perawatan baterai Lithium Polymer, tak jauh beda dengan lithium lon. Namun penangananya harus ekstra hati-hati. Mengingat sifatnya yang “liquit” dengan tekanan yang cukup keras bisa menyebabkan bentuk baterai berubah. Kelemahan Li-po justru mengharuskan kita mengisi ulang baterai jangan sampai menunggu peralatan elektronik (HP / HT / radio) mati dengan sendirinya. Atau sebisa mungkin ketika peralatan elektronik memberikan peringatan baterai lemah, langsung diisi ulang. Jika tidak, peralatan elektronik (HP / HT / radio) akan susah untuk diaktifkan karena baterai belum pulih sepenuhnya.
Cara Merawat: Pada dasarnya cara merawatnya sama seperti cara merawat baterai Li-ion,jadi tidak ada trik khusus